Surah Ali 'Imran (8) - Hikmah, Tafsir & Pedoman Hidup
IKLAN
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
Transliterasi Latin
Rabbana la tuzigh qulubana ba'da idh hadaytana wa hab lana mil-ladunka rahmah, innaka antal-wahhab.
Terjemahan
Ayat suci dari Surah Ali 'Imran (8): Memuat petunjuk agung mengenai doa mustajab & munajat bagi orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Allah.
IKLAN
Deskripsi & Tafsir Mendalam
Ayat ini menempati kedudukan istimewa dalam khazanah spiritual Islam. Dalam Surah Ali 'Imran ayat 8, Allah SWT menegaskan prinsip ketakwaan, ketenangan batin, serta hubungan harmonis antara hamba dengan Sang Khalik. Para mufassir seperti Ibnu Katsir dan As-Sa'di menjelaskan bahwa ayat ini menanamkan kesadaran moral yang kokoh dan memberikan jawaban atas problematika kehidupan manusia.
Kegunaan untuk Pegangan Hidup Sehari-hari
- 1. Sumber Penguatan Batin: Membaca dan menghayati ayat ini melahirkan keteguhan saat menghadapi kesulitan hidup.
- 2. Etika & Integritas: Mengajarkan konsistensi berbuat baik dan menjaga amanah dalam kehidupan bermasyarakat.
- 3. Tawakkal & Ikhtiar: Menggabungkan kerja keras dengan doa yang tulus kepada Allah SWT.
Sejarah & Asbabun Nuzul (Latar Belakang Turunnya)
Diturunkan dalam konteks pembinaan umat di masa kenabian (Surah ke-3 dalam mushaf). Ayat ini menjadi lentera bagi para sahabat Rasulullah SAW dalam meneguhkan keimanan, menghadapi tantangan dakwah, dan membangun peradaban yang berlandaskan keadilan dan kasih sayang.
🌐 Baca Ayat Ini Dalam Bahasa Lain (10 Bahasa Dunia)
IKLAN
Ayat Populer Lainnya
Al-Baqarah : 186
Surah Al-Baqarah (186) - Hikmah, Tafsir & Pedoman Hidup
Al-A'raf : 180